Selasa, 15 Mei 2012

SABTU,12 MEI 2012 => POHPOHAN BE EXTRAORDINARY


Gb,1 poh-pohan di calobak
   

       Tahun 2009 aku menganggap pohpohan tanaman yang sangat biasa yang biasa dimakan orang untuk lalapan (Apalagi aku tidak suka lalapan seperti orang sunda pada umumnya). Tanaman ini tumbuh di tempat aku dan teman LAWALATA belajar. Penduduk sampai tak asing saat kita berkunjung kesana. Pengalaman pertama bergelut dengan tanaman ini adalah ketika Lawalata punya program di desa Calobak. Tidak ada yang istimewa saat itu.
       Aku takjub pada  nene (panggilan akrab Dian Thursina) karena berhasil mempopulerkan pohpohan lewat tulisannya, kompetisi buyer ia behasil lolos kedalam 14 besar. Berkat tanaman ini nene berhasil menginjakan kakinya di negri sakura. ih wow..tapi bagiku tetap pohpohan masih biasa yang luar biasa adalah tulisann nene. tapi aku  hari sabtu tanggal 12 Mei 2012 menggap poh-pohan luar biasa karena berhasil membuatku pusing dibuatnya. Dulu tahun 2009 jika aku ingin poh-pohan tinggal metik dan itu free. Tapi hari ini (12 Mei 2012), aku harus menyusuri sepanjang bara,bateng sampai pangkalan angkot kampus dalam tidak ada. Aku harus ke pasar bogor dan aku susuri pinggir pasar depan pintu utama kebun raya bogor pedagang sayur yang berjualan di malam hari akan segera pulang karena aku terlalu siang, sampai pada akhirnya bertemu satu penjual bapak-bapak yang letaknya jauh di dalam pasar dengan menyusuri jalan yang becek..ckckck. tinggal 5 ikat aku beli 2 ikat per ikat Rp.1000.. huft aku mesti kirim ke mataram sebelum pukul 10 biar bisa nympe esok hari. agar daun masih fresh aku vacum.Tidak mungkin ke calobak dalam waktu singkat. Pesanan poh-pohan ini merupakan pesanan ibu-ibu yang ngidam di mataram nun jauh disana. Harga 2 ikat daun untuk mencapai mataram kurang lebih menghabiskan Rp.40.000.. poh-pohan mampu membuat orang kangen di tempat orang,sesuatu, rela mengeluarkan 40,000 untuk 2 ikat pohpohan yang aslinya cuma 2000..emm.. Berpetualang memburu poh-pohan untuk ibu hamil selama 4 jam di sepanjang bara dan pasar bogor..huft panas...jasa pengiriman langgananku berkomentar:"wajar ada yang ngidam ma poh-pohan karena lalapan ini termasuk lalapan favorit saya"..
stelah selesai di packing makan tidur pulas..nonton pacar manggung tapi telat,,heu...
informasi dari mataram, poh-pohan masih fresh walau sudah 1 hari (tandanya packing dengan vacum berhasil,,hoho)..Jadi kepikiran, ngomong-ngomong poh-pohan dah masuk supermarket belum yahh,,,

coba program dulu dihidupkan kembali,,mungkin sekarang dah ada kedai poh-pohan kaliyahhh,jual produk-produk olahan poh-pohan, masyarakat luar bisa belajar menanam poh-pohan dari petaninya langsungberbasis wisata yang dikenal dengan wisata edukasi pertanian konservasi (agroedutourism conservation)  ..(ngayal.com)

Created by_tie kuteta

2 komentar:

  1. demi apa ya ada nama gwe disitu,,arrrgg pesooongggg...thanks dear.

    BalasHapus