maret 2010...(sepenggal catatan tahun lalu)
Aku mengerti sekarang seseorang bisa dikatakan dewasa bukan karena bertambah usia, tapi karena bertambah pengalaman menghadapi sesuatu dan bisa menyikapinya (mengatasi masalah yang berdatangan tanpa bergantung pada orang lain apalagi sampai merasa ketergantungan bukan berarti mengabaikan pendapat orang lain,g lari dari masalah, berani mengakui kesalahan, berani meneruskan pembangunan yang telah di bangun untuk menggapai tujuan).
Tidak mengabaikan pendapat bukan berarti mengikuti pendapat mereka tapi mesti disaring dan dipilah-pilah yang mana yang baik dan buruk, karena pendapat orang berbeda, oleh karena itu ketika tidak bisa menyelesaikannya sendiri kita memang butuh teman untuk memberi masukan tapi tidak dari satu sisi, tidak hanya yang berpihak pada kita, atau dia, tapi juga netral, keputusan tetap ada di kita tanpa melibatkan orang yang kita pintai pendapat untuk ikut campur jika tidak diminta.
Semakin kita serius untuk mencapai tujuan semakin banyak pula cobaan yang akan kita hadapi dan semakin dewasa kita ketika bisa melewatinya. Kini aku sadar ternyata Allah bukan memberi yang kita inginkan tapi memberi yang kita butuhkan. Aku memang membutuhkan keadaan dan kejadian yang bisa membuatku untuk belajar menuju kedewasaan , tidak harus memaksakan kehendak, berani mencoba menyelesaikan masalah, tetap tegar walaupun tak kunjung selesai bahkan tak terselesaikan, menerima dengan ikhlas apapun hasil dari penyelesaian. Rasa sakit yang aku rasakan mungkin bagian dari ujian dewasa. ALLAH AWT telah mengatur kebutuhan masing-masing dan Jangan pernah menyalahkan keadaan.
Kita tidak bisa menyalahkan keadaan atas ketidak seriusan kita seolah tidak mau disalahkan. Keadaan ga salah,itu sudah takdir..tapi perlu kita ingat keadaan berubah atau tidak itu sebenarnya tergantung kita karena allah tidak akan merubah kita kl kita tidak merubahnya ndiri. Keadaan serius akan tetap bertahan kl kita bisa membuatnya seperti itu. Tergantung bagaimana sikap kita menghadapi persoalan dan menyelesaikan masalah dan mengarahkannya untuk mencapai tujuan semula atau membelokannya. But its ok,tiap orang punya alasan tersendiri untuk belok.